berharap semoga setiap pagi selalu begini

trimakasih tuhan telah memberiku seorang pemerhati, yang mampu merubah lelapku menjadi sebuah gumpalan energi untuk menghadapi arus kerasnya hari. Pukul 02.00 dini hari saya masih larut dalam obrolan saya yang disana memang mengobrolkan tentang masalah sehari-hari dan tentunya masa depan yag akan kita hadapi. sampai akhirnya kita bertiga pun terlelap menikmati malm yang lumayan dingin di atas kasur tipis yang sedikit agak kotor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: